the strom
23 November 2020.
16.23 awal dari perpecahan terjadi. awal dari semuanya terbangun. saat kamu terus-menerus membalas chat aku, yang padahal biasanya kamu gaakan pernah balas lagi, "karena aku bukan prioritasmu". sejak saat itu, kita menjadi intens.. dan aku sedikit takut. takut karena ini semua hanya sementara, ini semua tanya illusi bahwa kamu hanya menjadikan aku sebagai pelarian saat kamu sedang "gabut" alias saat kamu sedang bertengkar dengan dia. tapi, di sisi lain aku senang banget kamu yang intes bareng aku saat ini.
dan di suatu momen, aku punya harapan jahat seperti; "apakah kamu benar akan ninggalin dia?"
tapi, esoknya sesuatu menghantam kepala aku dengan keras bahwa bagaimana mungkin kamu ninggalin dia untuk aku? dipandang bagaimanapun, segimanapun lebih baik dia daripada aku. dan, kamu gaakan pernah bisa putus dengan dia. aku tahu, dan aku sadar diri karena aku emang gapantes buat kamu.
Dan, akhirnya terjadi... 12 Desember 2020.
akhir dari masa pergabutan-kamu. selesai sudah masa "intens" kita. aku yang bodoh, masih saja mengharapkan balasan chatting dari kamu. saat itu aku berfikir, apakah memang benar bahwa aku hanya pelampiasan kamu saja? difikiran aku menolak, aku ingat saat-saat kita bersama, ingat perlakuan kamu terhadap aku. aku berfikir karena kamu pernah bilang "saat aku gabalas chat kamu, itu aku lagi sibuk." ya, dari situ aku sempat berpositif bahwa kamu memang sibuk, kamu mengerjakan tugas hal yang lain, dan sibuk dengan kehidupan kamu yang didalamnya gaada aku..
tetapi saat itu juga aku dihantam oleh kenyataan yang pahit.. bahwa mungkin benar ini semua hanya ilusi aku, gaakan mungkin kamu sayang sama aku yang seperti ini. juga, aku sadar dari dahulu kamu bukan milik aku, kamu milik orang lain. jadi, semua ini hanya ilusi, ga nyata. dan mungkin memang selamanya kita ditakdirkan untuk bertemu saja, tidak untuk bersama(?).
tapi, aku punya harapan kecil dan ini juga minim untuk terjadi..
boleh ngga aku berharap, suatu saat nanti mungkin kita akan bersama? suatu saat nanti mungkin, kamu jadi milik aku sepenuhnya? apakah aku bisa menjadi cintanya kamu, apakah aku bisa menjadi bahagiianya kamu?
Iby, kangen.
Iby, aku sayang kamu.
Comments
Post a Comment